KITA ADALAH ANTAGONIS DI CERITA ORANG LAIN
1.
HARGAI DIRIMU
Setiap manusia pasti
memiliki kekurangan, tapi banyak dari kita menganggap setiap kekurangan pada
diri ini akan membuat setiap dari kita merasa tidak percaya diri bahkan seakan
kita merasa kecil dihadapan orang lain, sehingga pada akhirnya kondisi seperti
itu menciptakan doktrinisasi didalam pikiran kita bahwa kita adalah seorang
pecundang.
Kepercayaan diri adalah sikap pada diri seseorang yang
dapat menerima kenyataan, dapat mengembangkan sebuah kesadaran diri, dapat berfikir
positif, memiliki kemandirian dan berdikari (berdiri di kaki sendiri),
mempunyai kemampuan untuk memiliki serta mencapai segala sesuatu yang
diinginkan. Anthony (1992)
ingat kawan, gambaran kondisi
pada paragraf pertama yang ada diatas tadi adalah situasi yang tercipta akibat
dari diri kita yang tidak mau memulai menghargai diri kita sendiri terlebih
dahulu, barulah meminta pengakuan orang lain. jangan mulai menghitung awal
hidup mu dari kau mengenal kawan dan teman, mulai lah kau sadari bahwa awal
hidup kita dimulai dari Yang Maha Kuasa, pencipta alam semesta dan pencipta
dirimu. kau bisa terlahir kedunia ini berarti Tuhan sudah sangat mengakui
dirimu dari segala aspek, Tuhan sudah menganggap kau layak untuk hidup dan
menggap semua yang ada padamu adalah kelebihan yang berguna sebagai senjata mu
untuk dapat survive diatas muka bumi. Pengakuan pertama dari yang Maha Kuasa
apakah itu bukan sebuah penghormatan??? bukan kah itu sebuah anugerah untukmu?
lalu apa lagi yang kau ragukan?. kedua pengakuan dari kedua orang tuamu, ketiga
pengakuan dari saudara-saudaramu, dan pengakuan dari kawan-kawan atau sahabat
mu diluar sana hanyalah nomor kesekian, dan itu harusnya tidak mempengaruhi
diri kita untuk percaya diri dan semangat dalam menjalani hidup dan semangat
untuk menggapai impian. (BERSAMBUNG)
Kepercayaan diri adalah sikap pada diri seseorang yang
dapat menerima kenyataan, dapat mengembangkan sebuah kesadaran diri, dapat berfikir
positif, memiliki kemandirian dan berdikari (berdiri di kaki sendiri),
mempunyai kemampuan untuk memiliki serta mencapai segala sesuatu yang
diinginkan. Anthony (1992)



Komentar